Total Tayangan Laman

Senin, 13 Mei 2013

Peresmian Bantuan Renovasi Rumah Tahun 2013

Acara Serah Terima Replika Kunci dari SGM BSH kepada Lima Perwakilan Keluarga

PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta meresmikan lima rumah warga di Desa Rawa Rengas, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang dalam program bertajuk “Bantuan Renovasi Rumah Tahun 2013”. Acara peresmian ini berlangsung Rabu sore (7/5) mulai pukul 15.00 di rumah Sutrisno, salah satu warga Desa Rawa Rengas yang menerima bantuan renovasi rumah dari Bandara Soekarno-Hatta.

 Dalam acara tersebut dilakukan prosesi serah terima replika kunci dari Senior General Manager Bandara Soekarno-Hatta, Bram Bharoto Tjiptadi, kepada lima perwakilan keluarga yang rumahnya terpilih mendapat bantuan dalam program ini. Selain Sutrisno yang bermukim di RT 002/RW 01 Kampung Rawajati, empat penerima bantuan renovasi rumah lainnya adalah Mahmur, warga Kampung Tukang Kajang, serta Raswan, Endon, dan Yana, ketiganya bermukim di Kampung Sawah. Semua Kampung tersebut berada di wilayah aparatur pemerintahan Desa Rawa Rengas.

Program “Bantuan Renovasi Rumah Tahun 2013” ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bandara Soekarno-Hatta terhadap warga yang bermukim di sekitar bandara. “Untuk kesekian kalinya kami membuktikan komitmen bahwa Bandara Soekarno-Hatta peduli terhadap masyarakat sekitar bandara,” tutur Bram dalam sambutannya.

Pria yang pernah menjabat sebagai General Manager Bandara Polonia Medan ini juga menuturkan bahwa program ini bermula dari adanya laporan elemen masyarakat kepada manajemen Bandara Soekarno-Hatta bahwa terdapat beberapa rumah warga yang tidak layak huni sehingga dibutuhkan renovasi.

Menindaklanjuti laporan ini, manajemen Bandara Soekarno-Hatta pun membentuk tim untuk melakukan survei lapangan serta melakukan kajian teknis terkait dengan penyusunan rencana anggaran biaya program bantuan renovasi rumah ini secara keseluruhan. Program “Bantuan Renovasi Rumah Tahun 2013” ini diawali dengan pembongkaran kelima rumah warga penerima bantuan yang dilaksanakan serentak pada tanggal 4 April 2013. Keesokan harinya tanggal 5 April 2013 dilaksanakan seremoni peletakan batu pertama.

Pembangunan kelima rumah di Desa Rawa Rengas ini dilakukan secara simultan dan ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan oleh manajemen Bandara Soekarno-Hatta. Setiap rumah proses pengerjaannya ditangani oleh dua orang tukang dan satu orang kenek. Desain bangunan kelima rumah ini dirancang oleh tim Teknik Umum Bandara Soekarno-Hatta dengan memperhatikan hasil survei lapangan dan kajian teknis yang telah dilakukan sebelumnya.

Para penerima bantuan renovasi rumah ini umumnya sangat bersyukur dan tidak pernah menyangka sebelumnya bahwa rumah mereka akan direnovasi total oleh manajemen Bandara Soekarno-Hatta. Seperti yang diungkapkan oleh Endon yang mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang telah ia terima. “Saya sangat senang dan tidak menyangka mendapat bantuan (renovasi rumah) seperti ini,” tutur nenek yang berprofesi sebagi buruh tani ini kala ditemui tim renovasi rumah Bandara Soekarno-Hatta sebelum pembongkaran rumah satu bulan silam.

Senada dengan Endon yang tak bisa menutupi kegembiraannya, Mahmur, penerima bantuan lainnya juga mengungkapkan rasa syukurnya kepada Allah SWT yang telah memberikan rezeki berupa bantuan renovasi rumah ini. “Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah atas rezeki yang diberikan kepada saya,” tukas ibu enam orang anak ini.(Aze-BSH)

Senin, 29 April 2013

Ada Yang Berbeda di Appreciation Day 2013 PT Angkasa Pura II (Persero)



Bertempat di Auditorium Gedung 600 lantai dasar gedung Kantor Pusat PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng-Tangerang. Kamis (25 April 2013) Komisaris Utama, Direktur Utama beserta segenap karyawan dan karyawati melepas para purna bhaktiwan dan purna bhaktiwati tahun 2012-2013. “Appreciation Day 2013" ini juga dihadiri oleh Direktur Utama Dapenda.
Dalam sambutannya Komisaris Utama yang senada dengan Direktur Utama ini menyampaikan terima kasih atas segala kontribusinya dan mengamanatkan agar tetap selalu menjaga silaturahmi kepada sesama keluarga besar PT Angkasa Pura II (Persero). Tentunya ada suka dan duka dalam dinamika kerja, hendaknya menjadikan pengalaman tersebut sebagai cerita yang membanggakan bagi anak dan cucu.
Sebagai simbol penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi para purnabhaktiwan dan purnabhaktiwati diberikan cinderamata berupa gelang dan cincin emas 24 karat berlogo PT Angkasa Pura II (Persero) dan disematkan secara simbolis oleh para pejabat kepada para purna bhakti.
Sedikit berbeda dengan acara purna bhakti sebelumnya, Appreciation Day 2013 juga memberikan doorprize berupa 1 unit sepeda motor, smartphone, dan beberapa barang lainnya untuk para peserta purna bhakti. Selain itu, disemarakkan hiburan musik band yang Direktur Utama beserta jajaran, peserta purna bhakti dan karyawan ikut berpartisipasi membawakan beberapa lagu,
Appreciation Day 2013 ini diakhiri dengan sukacita dan penuh kesan, Hal ini dapat terlihat dari mimik wajah dan pernyataan para peserta purna bhakti yang mengucapkan berulang-ulang terima kasih kepada keluarga besar PT Angkasa Pura II (Persero). Sikap seperti ini merupakan manifestasi para purna bhakti dalam menyikapi  momentum penting bahwa pensiun merupakan awal dari fase kehidupan yang akan dilewati dengan semangat hidup baru, dan patut dijadikan teladan bagi kita semua. (ADA_PKWT 2013)

Rabu, 24 April 2013

PT Angkasa Pura II (Persero) Menghadirkan 12 Mitra Binaan Dalam Pameran Kerajinan INACRAFT 2013 - International Handicraft Trade Fair


PT Angkasa Pura II (Persero) menghadirkan 12 Mitra Binaan dalam Pameran Kerajinan Inacraft 2013 – International Handicraft Trade Fair 24-28 April 2013 di Balai Sidang Jakarta Convention Center. Acara ini dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Bpk Boediono yang didampingi oleh Gurbenur DKI Bpk Joko Widodo. Tema Inacraft kali ini ialah sentral from smart Village to global market yang ikuti oleh 1800 peserta dan terdiri dari Importir, Exportir, Penjual Grosir, Distributor, Retail, hingga Kolektor.

Dalam lima hari kedepan, Angkasa Pura II memfasilitasi 12 mitra binaannya untuk dapat mengikuti dan menampilkan produk unggulan dari 6 cabang bandara, antara lain :

Bandara Internasional Minangkabau (Padang) menghadirkan 1 mitra binaannya

Hasra Bordir dengan produk unggulan kerajinan Bordir Mukenah (Siti Fatimah)
 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Tangerang) menghadirkan 1 mitra binaanya

Fadli Setia Dwi dengan produk unggulan Bed Cover & Interior.
Tangan Bidadari Dengan Produk Unggulan accesesoris (Sri Indah Kusawati)
Produk Unggulan Handicraft (Hj. Trias Putri S)
Bandara Halim Perdanakusumah (Jakarta) menghadirkan 3 mitra binaanya

Poes Craft dengan produk unggulan bros, kalung & Mukena  (Ratih Puspitawati).
CV Yuni Karya Mandiri dengan produk unggulan Baju batik (Triwahyuningsih).

CV Nako Hikari dengan produk unggulan sepatu motif batik (Lico Hatma Gandato)
Bandara Husein Sastranegara (Bandung) menghadirkan 3 mitra binaannya
JK Collection dengan produk unggulan Sepatu & sandal (Erla Erlina).

CV BQP dengan produk unggulan baju rajutan (Dedi Ruhiat).

CV Sakinah dengan produk unggulan Butik Baju Muslim  (Lilis Rosmiati).
Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang) menghadirkan 1 mitra binaannya

Toko Rahma dengan produk unggulan songket (Melati Pertiwi)
Bandara Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru) menghadirkan 1 mitra binaanya 
Cahaya Perkasa dengan produk unggulan aneka souvenir motif melayu
Selain mengikuti pameran bertaraf lokal, Angkasa Pura II juga menfasilitas 2 mitra binaannya dari cabang Bandara Halim Perdanakusumah dan cabang Bandara Husein Sastranegara untuk mengikuti Pasar Malam Indonesia 2013 Deen Hag, Belanda pada tanggal 20 - 24 Maret 2013. Pameran ini diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Belanda dalam rangka mempromosikan keunikan Indonesia. Peserta pameran didatangkan langsung dari negara kepulauan di Indonesia, antara lain; perdagangan, budaya dan produk – produk investasi.

Tahun lalu Angkasa Pura II juga mengantarkan mitra binaan ke Intrade Malaysia 2012 yang berlangsung pada tanggal 27-29 November 2012 di MATRADE, Kuala Lumpur. Dan banyak lagi program mitra binaan yang diprogramkan dan segera diimplementasikan di tahun 2013 ini.

Angkasa Pura II berharap mitra binaannya dapat mengembangkan usahanya dan memberikan kontribusi positif kepada peningkatan taraf hidup masyarakat Indonesia. Sesuai visi & misi PKBL PT Angkasa Pura II (Persero), visinya ialah Menjadikan usaha kecil dan masyarakat sekitar bandara sebagai stakeholder yang maju bersama seiring dengan kemajuan perusahaan, dengan misi melaksanakan kemitraan dengan usaha kecil hingga menjadi tangguh dan mandiri serta membantu pemberdayaan kondisi sosial masyarakat melalui dana bagian laba perusahaan dalam rangka meningkatkan pembangunan perekonomian nasional. (AG-PST)

Kamis, 18 April 2013

Angkasa Pura II Peduli Pendidikan

Deputi Direktur Pendidikan & Pelatihan bersama PLT Kepala Bagian Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Perhubungan Dirjen Perhubungan Udara


Angkasa Pura II peduli akan pendidikan yang dilakoni oleh PPSDM dengan menyerahterimakan 1 unit  bus melalui Deputi Direktur Pendidikan & Pelatihan Bpk Lutfi Edrus SH kepada Kementerian Perhubungan melalui PLT. Kepala Bagian PPSDM (Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia) Dirjen Perhubungan Udara Bpk Elsakri pada tanggal 18 april 2013 di Soewarna Golf, Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Angkasa Pura II yang telah menghibahkan 1 unit bus ini dan akan kami digunakan untuk mobilisasi peserta didik di akademi PPSDM perhubungan udara yang kami kelola, yakni di Banyuwangi. Di mana PPSDM perhubungan udara sudah memiliki 5 akademi yang terletak di Medan, Curug, Surabaya, Makasar dan banyuwangi.” ujar Bpk Elsakri dalam acara tersebut.

“Penyerahan satu unit bus ini merupakan salah satu bentuk dukungan PT Angkasa Pura II dalam membantu pemerintah untuk meningkatkan SDM masyarakat Indonesia khususnya di bidang pendidikan dan pelatihan di dunia penerbangan” tambah Bpk Lutfhi pada saat pelepasan bus dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta. (AG-PST)

Training of Trainers Proses Manajemen Risiko Berbasis ISO 31000:2009 di Bandara Supadio Pontianak



training of trainers proses manajemen risiko di Bandara Supadio Pontianak
Selama tiga hari berturut-turut Bandara Supadio mengadakan training of trainers proses manajemen risiko berbasis iso 31000:2009. Acara dibuka oleh PT General Manager Supadio Pontianak Bpk Yan Setiadi pada tanggal 15 April yang diikuti oleh Karyawan dan PKWT Angkasa Pura II Cabang Bandara Supadio, Pontianak. Pelatihan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang penerapan manajemen risiko berbasis iso 31000:2009 sekaligus memberikan penjelasan secara ringkas pedoman manajemen risiko PT AP II.

Manajemen risiko bukanlah sesuatu hal yang baru. Tetapi sudah ada sejak lama dan sudah diterapkan hanya saja cara pandangnya yang berbeda di setiap individu ataupun perusahaan. Dengan manajemen risiko sebuah perusahaan mampu mengidentifikasi permasalahan yang ada sehingga dapat menjadi sebuah kekuatan dalam mencapai sebuah sasaran. Dengan mengidentifikasi permasalahan maka akan meminalisir risiko yang mungkin terjadi dan dapat terhindar dari kerugian yang signifikan.

Semoga dengan adanya pelatihan tersebut dapat menambah pengetahuan dan wawasan baik secara individu maupun korporat dan dapat diterapkan dalam ruang lingkup kerja bersama. Bravo PT Angkasa Pura II. (Haris-PNK)

peserta Training membuat analisa stakeholder
presentasi dari dinas komersial