Senin, 15 Oktober 2012

Angkasa Pura II Menyalurkan Dana Program Kemitraan ke Beberapa Daerah Secara Serentak




Jakarta, telah dilaksanakan lanjutan perjanjian kerjasama penyaluran dana program kemitraan antara PT Angkasa Pura II (Persero) dengan PT BAV (Bahana Artha Ventura) pada tanggal 15 oktober 2012 bertempat di hotel Borobudur, Jakarta. Dalam perjanjian ini, Angkasa Pura II menghadirkan Bpk Lorensius Manurung selaku Direktur Keuangan yang didampingi jajaran dari PKBL dan Bpk Joseph S Tobing selaku Direktur Pembinaan Usaha PT BAV yang berperan sebagai saksi dalam perjanjian ini.
PT BAV akan mengkodinirkan dana program kemitraan yang dipercayakan oleh Angkasa Pura II untuk didistirbusikan ke 9 daerah di Indonesia. Antara lain Jawa Barat, Riau, Sumatera Utara, Jambi, Lampung, Bali, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara dengan total 16 milliar melalui perwakilan dari PT BAV di daerah-daerah tersebut. Dari perwakilan tersebutlah langsung disalurkan ke masyarakat yang mempunyai kemampuan tetapi terkendala dengan modal.
Diharapkan dari kerjasama yang telah dilanjutkan ini dapat memajukan bangsa, khususnya pengembangan usaha mikro dan kecil termasuk koperasi di Indonesia (AG)

Jumat, 12 Oktober 2012

Specialist Marketing Mission on Aviation to Jakarta

Khairul Izami Ahmad Saufi selaku Deputy Director dari Malaysia External Trade Development Corporation berkunjung ke Kantor Pusat PT Angkasa Pura II (Persero) untuk melihat peluang bisnis di 12 bandara yang dikelola. Pertemuan ini diadakan di ruang rapat Wijaya Kusuma lantai 6, gedung 600 Kantor Pusat Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 12 Oktober 2012.

Bpk Wisnu Raharjo selaku Vice President of Property and Subsidiary Business Development mewakili Angkasa Pura II menyambut baik niat dari kedubes Malaysia dan jajarannya untuk berpatisipasi dalam dunia perdagangan di Indonesia khususnya perdagangan di bandara-bandara yang dikelola oleh Angkasa Pura II.(AG)

Selasa, 09 Oktober 2012

MOU Lanjutan Pembangunan Apron Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta

Pak Indra Tjahya Head of PMU BSH (PT Angkasa Pura II) dan Ir.Djoko Prabowo (Kepala Divis Kontruksi I PT Adhikarya)

Disaksikan Oleh Pak Salahudin Rafi (Direktur Pengembangan Kebandarudaraan dan Teknologi PT Angkasa Pura II) dan Pak Sumadiyono (Direktur Operasi III PT Adhikarya)
Telah diselenggarakan MoU (Memorandum of Understanding) antara PT Angkasa Pura II (Persero) dengan PT Adhikarya tentang Kerjasama Lanjutan Pembangunan Apron Terminal 3 BSH (Bandara Soekarno-Hatta) di ruang rapat Teratai Kantor Pusat, Gedung 600 BSH pada tanggal 9 Oktober 2012.

Proses MoU ini disaksikan oleh Pak Salahudin Rafi yang menjabat sebagai DPKT (Direktur Pengembangan Kebandarudaraan dan Teknologi) PT Angkasa Pura II (Persero) dan Pak Sumadiyono yang menjabat sebagai Direktur Operasi III PT Adhikarya. Ikut menghadiri juga jajaran Legal Affairs dan PMU BSH Angkasa Pura II serta jajaran dari PT Adhikarya.

Dengan menggaet Adhikarya untuk pengerjaan pembangunan apron di Terminal 3, diharapkan proyek Grand Design BSH dapat cepat terealisasi. Apron terminal 3 dapat menampung 60 pesawat pada tahun 2014 dari daya tampung hanya 11 parking stand. Sehingga mulai teratasi overload kapasitas parkir pesawat untuk di Bandara Soekarno-Hatta.(AG)

Senin, 08 Oktober 2012

Peningkatan Pelayanan Terhadap Penumpang melalui Passenger Service Charge (PSC) on Ticket

Tepat pada tanggal 1 Oktober 2012 di Samba Room, Hotel Borobudur Jakarta, PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) menandatangani perjanjian kerjasama pungutan tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau Passenger Service Charge (PSC) dalam tiket dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Penandatanganan perjanjian kerjasama tersebut diwakili oleh Robert Waloni selaku Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura I (Persero), Sulistio Wijayadi selaku Direktur Kargo & Pengembangan Usaha PT Angkasa Pura II (Persero) dan Faik Fahmi selaku Direktur Layanan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Pungutan tarif PJP2U atau PSC on Ticket tersebut mulai diberlakukan untuk pembelian tiket maskapai Garuda Indonesia rute penerbangan dalam negeri (domestik) per tanggal     4 Oktober 2012  di bandar udara yang dikelola oleh PT Angkasa Pura I (Persero) dan         PT Angkasa Pura II (Persero). 

Dengan diberlakukannya PSC on Ticket, para penumpang maskapai Garuda Indonesia rute penerbangan domestik tidak perlu membayar PJP2U atau PSC di bandara, kecuali untuk rute penerbangan international dan pembelian tiket maskapai Garuda Indonesia sebelum tanggal 4 Oktober 2012 tetap akan dikenakan pembayaran PJP2U atau PSC di  check-in counter Garuda Indonesia.

Untuk penerapan PSC on Ticket di maskapai non Garuda Indonesia diharapkan akan segera menyusul menunggu kesiapan dari maskapai yang bersangkutan, sedangkan penerapan PSC on Ticket pada penerbangan internasional juga masih menunggu hasil kajian dari International Air Transport Association (IATA) karena terkait dengan ketentuan/peraturan internasional. (HSA)


Passenger Service Charge (PSC) on Ticket to improve service quality

Right on October 1st 2012 at Samba Room of Borobudur Hotel Jakarta, PT Angkasa Pura I (Persero) and PT Angkasa Pura II (Persero) had signed an agreement of Passenger Service Charge (PSC) on air ticket with PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

The signing of the agreement is represented by Robert Waloni as a Director of Commercial & Bussines Development of PT Angkasa Pura I (Persero), Sulistio Wijayadi as a Director of Cargo & Bussines Development of PT Angkasa Pura II (Persero) and Faik Fahmi as a Director of Services of PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
 
PSC on ticket system applied for purchased ticket especially for domestic routes of Garuda Indonesia effective on October 4th,2012 at the airports which managed by PT Angkasa Pura I (Persero) and PT Angkasa Pura II (Persero). 

During PSC on ticket system applied, passenger of Garuda Indonesia for domestic routes should not pay PSC at the airport anymore, except international routes and tickets were bought before October, 4th,2012 should pay for PSC at the check in counter of Garuda Indonesia.
 
PSC on ticket system will apply for another airlines depends on the readiness of themselves. Meanwhile, PSC on ticket system for international flight is still waiting for analysis result of International Air Transport Association in term of international regulations. (HSA) 




Selasa, 02 Oktober 2012

Pisah Sambut Komisaris Utama PT Angkasa Pura II (Persero)


Sambutan Bpk Herman Prayitno di depan Jajaran Komisaris, Direksi dan Karyawan Angkasa Pura II
Pisah sambut komisaris utama PT Angkasa Pura II (Persero) dari Bpk Herman Prayitno kepada Bpk M Iksan Tatang diselenggarakan hari ini tanggal 2 Oktober 2012 di auditorium 1 dan 2 Kantor Pusat PT Angkasa Pura II. Acara ini memberikan kesan tersendiri bagi Pak Herman Prayitno yang kini menjabat sebagai Duta Besar RI di negeri Jiran, Malaysia. Beliau sangat terharu saat menyampaikan sambutannya di depan jajaran komisaris, direksi dan karyawan Angkasa Pura II. Ternyata karyawan sangat menghargai dan menjunjung tinggi beliau selama menjabat sebagai komisaris utama di Angkasa Pura II.

Dalam sambutannya, beliau menceritakan hal kecil yang ditanamkan oleh gurunya tentang “berpura-pura”. Di mana “berpura-pura” tersebut, membawa beliau ke jenjang profesi yang terus meningkat. Dari profesi bawah, beliau “berpura-pura” menjadi atasan. Dengan “berpura-pura” menjadi atasan, beliau harus tahu dan membiasakan diri untuk melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh atasannya, sampai beliau benar-benar menjadi atasan. Dalam hal ini, banyak pembelajaran yang dapat kita petik dari beliau.

Selamat bertugas Pak Herman Prayitno, terima kasih atas nasehat dan arahan yang Bapak berikan. (AG).

Separated-Welcomes President Commissioner of PT Angkasa Pura II

The farewell party and hand over of President Commissioner of PT Angkasa Pura II (Persero) from Mr. Herman Prayitno to Mr. M Iksan Tatang held today on October 2, 2012 in the auditorium 1 and 2 Headquarters of PT Angkasa Pura II. This event gives the impression for Mr. Herman Prayitno who is currently the ambassador of Indonesia in the neighboring country, Malaysia. He was deeply moved when delivering his speech in front of the board of commissioners, directors and employees of Angkasa Pura II. Apparently employees appreciate and respect him for serving as President Commissioner of Angkasa Pura II.

In his speech, he tells the little things instilled by his teacher about the "fake". Where "pretend", bringing him to pursue a profession that continues to increase. Of the profession, he "pretend" to be superior. By "pretending" to be the boss, he must know and familiarize themselves to do the work done by his boss,
until he is really be the boss. In this case, a lot of lessons that we can learn from him.


Congratulations Mr. Herman Prayitno, thanks for your advice and direction for us. (AG).

Angkasa Pura II Ikut Porseni BUMN 2012

Angkasa Pura II ikut berkompetisi di dalam Porseni (Pekan Olah raga dan seni) BUMN 2012 yang diselenggarakan di GOR (Gelangan Olah Raga) Soemantri Brojonegoro, Jakarta Selatan. Pada kesempatan ini, Angkasa Pura II hanya menurunkan 3 tim (12 orang per tim) diantaranya untuk cabang futsal (1 tim), Bola Basket (1 tim) dan Sepak Bola (1 tim). Kegiatan ini diselenggarakan dari tanggal 1-12 Oktober 2012.

Porseni BUMN menghadirkan 8 cabang olah raga, seperti tenis lapangan, tenis meja, badminton, sepak bola, futsal, basket, bola voley, bola bowling.  Kontingen yang ikut dalam kompetisi Porseni BUMN 2012 ini berjumlah 92 dari 141 BUMN yang tersebar di Indonesia.

Untuk kedepan, kegiatan ini akan benar-benar dipersiapkan oleh Angkasa Pura II dalam pembinaan olah raga sehingga memperbanyak quota karyawan Angkasa Pura II dalam keikutsertaan untuk berkompetisi di cabang lain di Porseni BUMN 2013 kelak.(AG)

Angkasa Pura II  Participate SOE's Porseni 2012
 

Angkasa Pura II competed in the 2012 on "Porseni (Week of sport and art) BUMN" (SOE's Porseni) held in GOR (Sports wrist) Soemantri Brojonegoro, South Jakarta. On this occasion, Angkasa Pura II only present 3 teams (12 people per team) of them to futsal  (1 team), Basketball (1 team) and Football (1 team) branch. This activity was held from 1 to 12 October 2012.

Soe’s  Porseni presents eight sports, such as tennis, table tennis, badminton, football, futsal, basketball, voley ball, bowling ball. Contingent that participated in the state competition Porseni 2012 totaled 92 of 141 SOEs were spread in Indonesia.


For the future, this activity will be completely prepared by Angkasa Pura II in coaching sports quota thus multiplying the employee's participation Angkasa Pura II to compete in other branches Porseni 2013 SOE later. (AG)

Jumat, 28 September 2012

Significant moments on September 2012

1.  Board of Directors Angkasa Pura II yang baru
     Menjelang penghujung bulan September 2012, tepatnya pada tanggal 24, Menteri BUMN merombak susunan Direksi PT Angkasa Pura II (Persero).  Di Gedung Kementerian BUMN di Jakarta, ketujuh Direktur yang dilantik pada hari itu adalah:
1) Tri S.Sunoko, Direktur Utama
2) Rinaldo J. Aziz, Direktur Komersial Kebandarudaraan
3) Endang A.Sumiarsa, Direktur Operasi Kebandarudaraan
4) Salahudin Rafi, Direktur Pengembangan Kebandarudaraan dan Teknologi
5) Sulistio Wijayadi, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha
6) Laurensius Manurung, Direktur Keuangan
7) RP Hari Cahyono, Direktur SDM dan Umum

Tidak hanya perubahan beberapa nama jabatan, tapi juga munculnya sosok baru yaitu bapak Hari Cahyono yang sebelumnya menjadi Head of Internal Auditor.  Selamat mengemban tugas dan jabatan baru, semoga Angkasa Pura II dapat mewujudkan cita-cita sebagai pengelola bandara yang berkelas dunia.

The new of Board of Directors Angkasa Pura II

      Towards the end of September 2012, exactly on the 24th, the Minister of SOEs reorganize the Board of Directors of PT Angkasa Pura II (Persero). In the SOE Ministry building 12 floor in Jakarta, seven Directors appointed on the day were:

1) Tri S.Sunoko, President Director/CEO
2) Rinaldo J. Aziz, Director of Commercial Airport
3) Endang A.Sumiarsa, Director of Airport Operations
4) Salahudin Rafi, Director of Airport Development and Technology
5) Sulistio Wijayadi, Director of Cargo and Business Development
6) Laurensius Manurung, Director of Finance
7) RP.Hari Cahyono, Director of Human Resources and General Affairs


Not just a change of a few titles, but also the emergence of a new figure, Mr. RP Hari Cahyono formerly the Head of Internal Auditors. Congratulations to the task and new positions, hopefully Angkasa Pura II to embody the ideals of a world-class airport company.

2. Penandatanganan Perjanjian dengan TNI-AU

Direksi AP II, GM Husein Sastranegara, dan Panglima Komando Operasi TNI-AU beserta jajaran.

    Ternyata hari Senin tanggal 24 September 2012 itu merupakan hari yang padat agenda buat Direksi AP II. Setelah pagi harinya acara pelantikan Board of Directors yang baru, sore hari mereka harus hadir dalam penandatanganan Perjanjian dengan TNI-AU.  Ruang Sumba Hotel Borobudur menjadi saksi peristiwa itu.  Bapak Endang A.Sumiarsa yang baru saja dilantik sebagai Direktur Operasi Kebandarudaraan mengawali tugasnya dengan menandatangani perjanjian dengan TNI-AU yang diwakili oleh Marsekal Muda Bagus Puruhito, Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I. Perjanjian yang ditandatangani hari itu adalah menyangkut penggunaan bersama Pangkalan TNI Angkatan Udara Husein Sastranegara Bandung sebagai Bandar Udara. Kolaborasi yang baik antara unit kerja Corporate Secretary, Accounting, Legal dan General Affairs membuat acara ini berjalan dengan tertib dan lancar.


The signing of the agreement with the Indonesia Air Force
     Apparently Monday 24 September 2012 was a hectic day agenda for the Board of Directors of AP II. After a morning inauguration ceremony of the new Board of Directors, in the afternoon they had to attend the signing of the agreement with the Indonesia Air Force. Sumba Meeting room of Hotel Borobudur becomes a witness of the event. Mr. Endang A.Sumiarsa recently appointed as Director of Airport Operations began his duties by entering into an agreement with the Indonesia Air Force, represented by the Junior Marshal Bagus Puruhito, Commander of Air Force Operations Command I. The agreement signed today is concerned with the use of Air Force Base Bandung as the airport. Good collaboration between units Corporate Secretary, Accounting, Legal and General Affairs to make this event run smoothly.