Selasa, 28 Agustus 2012

Program Clean Desk




Di bulan Juni 2012, telah diluncurkan satu program baru di lingkungan PT Angkasa Pura II (Persero), yaitu Program Clean Desk. Program ini mewajibkan kita untuk melakukan kegiatan merapihkan arsip, memusnahkan kertas dan atau arsip-arsip yang sudah tidak diperlukan lagi, dan menata barang-barang yang kurang rapih setiap hari kerja selama 1 jam. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kebersihan, kerapihan dan kenyamanan di lingkungan kerja kita semua. Terkait dengan program tersebut, Unit General Affairs sudah menyediakan beberapa material untuk memudahkan jalannya program, antara lain:
a.       Kantong plastik hitam ukuran besar untuk tempat arsip yang sudah tidak diperlukan (sampah)
b.      Dus arsip untuk menyimpang arsip aktif dan inaktif;
Khusus untuk arsip inaktif dapat diserahkan ke Record Centre dengan membuat Berita Acara penyerahan arsip inaktif kepada Unit Corporate Administration. Sampah arsip yang sudah tidak diperlukan tersebut akan diambilkan dan dimusnahkan di pembakaran sampah (garbage BSH) oleh Unit Corporate Administration setiap hari Jumat.

Untuk mendukung program ini, telah dibentuk Duta clean desk yang terdiri dari Unit General Affairs didampingi oleh petugas kebersihan PT Binakarsa Swadaya (BKS). Duta clean desk ini bertugas untuk :
a.       Menyapa secara langsung dan melayani serta menempel stiker clean desk pada meja yang sudah bersih;
b.      Mengingatkan waktu untuk bersih-bersih dan memilah-milah arsip aktif dan inaktif serta membuang arsip yang sudah tidak diperlukan;
Duta ini Clean Desk ini telah ditugaskan sejak tanggal 20 Juni 2012 pukul 11.00 s.d. 12.00 dengan memakai dan membawa kelengkapan sebagai berikut :
a.       Rompi bertuliskan “Program Clean Desk 2012”
b.      Plang bertuliskan “Program Clean Desk 2012”
c.       Stiker bertuliskan “Terima Kasih Telah Mensukseskan Program Clean Desk 2012”
d.      Kardus arsip untuk penyimpanan arsip aktif dan inaktif
e.      Kantong plastic hitam ukuran besar untuk tempat arsip yang sudah tidak diperlukan (sampah)

Mari bersama-sama kita ikut berpartisipasi dan mensukseskan program Clean Desk ini, agar lingkungan kerja kita bertambah nyaman sehingga produktivitas kerja akan semakin meningkat.


CLEAN DESK PROGRAM

PT Angkasa Pura II (Persero ) has launched a Clean Desk Program in June 2012. This program requires us to do activities after organized the archive, or rid of inactive document and files, and arranged goods for 1 hour every day. The goal is to improve the cleanliness, neatness and comfort in our working environment.
Related to the program, General Affairs Unit is providing some materials to facilitate the program, consist of:
a. Large black plastic bag to place files that are not needed (garbage)
b. Archives box for keeping active and inactive records;
For inactive records it may be submitted to the Record Centre by making the submission minutes of inactive records to the Corporate Administration Unit. Garbage/disposal files will be taken and destroyed in the incinerator (BSH garbage) by the Corporate Administration Unit every Friday.

To support this program, AP II has assigned clean desk ambassadors who taken from General Affairs Unit and accompanied by a Janitor from PT Binakarsa Governmental (BKS). Clean desk ambassadors have responsibility to support this program by:
a. Greeting and serving directly as well as sticking a sticker on the clean desk table;
b. Reminding time for cleaning and sorting the archives, also setting up the active and inactive records;

Clean Desk ambassadors assignment commence from June 20, 2012 at 11:00 to 12:00 AM by wearing and carrying materials as follows:
a. Vest reads "Clean Desk Program 2012"
b. Signpost reads "Clean Desk Program 2012"
c. Sticker reads "Thank you for the success of Clean Desk Program 2012"
d. Cardboard archive storage for active and inactive records
e. Large black plastic bag to place files that are not needed (garbage)

Let’s join together to participate and succeed this program, it can make our working environment more comfort and increase our productivity.

Senin, 13 Agustus 2012

Talk show DK dengan Berita Satu






Direktur Keuangan AP II Berhadapan dengan Pengamat Tata Kota dan Pengamat Transportasi Udara

Berita Satu mengundang Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II (Persero) Laurensius Manurung untuk menghadiri talk show siaran langsung dengan tema “Soekarno-Hatta menuju Aerotropolis”. Ikut hadir dalam Talk Show tersebut Elisa Sutanudjaja sebagai Pengamat Tata Kota dan Suharto Abdul Majid sebagai Ketua Forum Transportasi Udara (Pengamat Transportasi Udara Trisakti MTI) pada hari senin tanggal 6 agustus 2012 pukul 19.30 di Graha Citra Jl Jendral Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Pengembangan bandara Soekarno-Hatta ini banyak menyita perhatian masyarakat, sehingga Berita Satu merasa informasi ini mempunyai nilai berita.
Talk show ini memakan waktu sekitar 30 menit. Beberapa pertanyaan dan pernyataan dari pengamat tata kota dan transportasi udara dilontarkan kepada Bpk Laurensius dapat ditanggapi secara jelas serta memberikan gambaran-gambaran pengembangan bandara Soekarno-Hatta yang dan progressnya sampai target yang ditentukan. Berita Satu merupakan kantor berita televisi yang ditayangkan di tv berlangganan (TV Cable).




Director of Finance of AP II Dealing with the City Planning and the Historic Air Transport Observer


Director of Finance of PT Angkasa Pura II (Persero), Laurensius Manurung was invited by Berita Satu to attend a live talk show with the theme is "Soekarno-Hatta Grows to Aerotropolis". Also present in the talk show, Elisa Sutanudjaja as observers of City and Suharto Abdul Majid as the Chairman of the Forum of Air Transport (Air Transport Observer Trisakti MTI) on Monday the 6th of August 2012 at 19.30 at the Graha Citra General Jl Gatot Subroto, South Jakarta. Soekarno-Hatta airport development has attracted public attention, so Berita Satu considers this information has news value.

This talk show takes about 30 minutes. Some of the questions and statements from observers urban and air transportation posed to Mr. Laurensius can be responded to clearly and provide images of the development of the Soekarno-Hatta airport and progress to specified targets. Berita satu is the  television news broadcast on subscription TV (TV cable)


Senin, 30 Juli 2012

Terminal Baru Bandara Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru



Pada hari Senin tanggal 16 Juli 2012, PT Angkasa Pura II (Persero) resmi mengoperasikan terminal baru Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Dengan luas sekitar 25.000 m2, terminal ini mampu menampung 4 (empat) juta penumpang per tahun, naik dibandingkan terminal lama yang hanya mampu menampung 1,5 juta penumpang. Diharapkan dengan beroperasinya terminal baru ini, target grand launching yang akan dilakukan oleh Presiden RI September nanti dapat berjalan sesuai rencana.

Soft launching berjalan mulus pada hari itu dan terminal baru sudah resmi difungsikan untuk penumpang domestik dan Internasional. Beroperasinya terminal baru tersebut menimbulkan konsekuensi berubahnya akses jalan keluar masuk penumpang maupun pengunjung bandara melalui jalan simpang tiga yang baru, dan tidak lagi melewati jalan di depan Kompleks TNI AU.

Gubernur Riau HM Rusli Zainal beserta rombongan pejabat pemda dan anggota DPRD Prov Riau, berkesempatan meninjau beroperasinya terminal baru tersebut. Beliau mengungkapkan bahwa bandara SSK II ini merupakan kebanggaan Riau yang baru.

The New Terminal of Sultan Syarif Kasim II (SSK II) Pekanbaru

On Monday, July 16th, 2012, PT Angkasa Pura II is officially launched to operate the new airport terminal of Sultan Sharif Kasim II, Pekanbaru. With an area of ​​about 25,000 m2, the terminal is able to accommodate four million passengers per year, while the existing is only able to accommodate 1.5 million passengers. With the operational of the new terminal, it is expected the target of grand launching by the President in September 2012 can go smoothly according to the plan.

Soft launching went smoothly and the new terminal was officially functioned for domestic and international passengers. The operational of the new terminal have changed both of the in and out road access of the airport passengers and visitors through the new road junction.  It’s no longer through the streets in front of the complex of the Air Force.

Riau Governor HM Rusli Zainal and his entourage, local government officials and legislators of Riau Province are reviewing the operation of the new terminal. He said that the SSK II airport is the new pride of Riau.
Bottom of Form

Jumat, 06 Juli 2012

Seminar Perkembangan Airport di Indonesia dan Presentasi Penawaran oleh Perancis

PR Manager AP II bersama Tim dari Perancis

Dalam rangka membuka peluang kerjasama di bidang Airport, Pemerintah Perancis melalui Kedutaan Besarnya di Indonesia mengadakan kegiatan Seminar dan Presentasi. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan untuk Pembangunan Bisnis Internasional Perancis ini dilaksanakan pada hari Rabu dan Kamis, tanggal 13 dan 14 Juni 2012 dan bertempat di Grand Hyatt Jakarta serta Gedung AP II.

Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan presentasi-presentasi yang secara garis besar memaparkan tentang perkembangan airport di Indonesia beserta berbagai permasalahannya. Presentasi ini dilakukan oleh pihak AP II, AP I dan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Khusus untuk AP II, presentasi dikhususkan pada tujuan utama untuk menjadikan Bandar Udara Soekarno-Hatta sebagai ‘World Class Airport’. Selanjutnya, untuk menjawab berbagai permasalahan yang ada terkait dengan kondisi airport di Indonesia tersebut, pihak dari Provia yang diwakili oleh Mr Michel Antraigue, Country Representative, memberikan ulasan tentang berbagai penawaran yang diberikan oleh Perancis terkait dengan bidang Airport tersebut. Selanjutnya dilakukan kunjungan ke Bandar Udara Soekarno-Hatta untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan. Kegiatan hari pertama ditutup dengan kegiatan ramah tamah di kediaman Duta Besar Perancis untuk Indonesia, Mr Bertrand Lortholary.

Di hari kedua, kegiatan dipusatkan di Auditorium Kantor Pusat AP II.  Secara khusus dilakukan Individual Meeting antara perusahaan-perusahaan Perancis dengan para pejabat AP II yang terbagi dalam 3 sesi. Kita berharap, semoga kerjasama ini akan menciptakan peluang baru bagi kemitraan antara kedua belah pihak, dan juga akan akan lebih memperkuat hubungan yang lebih luas antara kedua negara.

French & Indonesian Airport Development Seminar and Presentation of The French Offer
AlphaIn order to open up opportunities for cooperation in the field of Airport, the French government through the French Embassy in Indonesia held a seminar and presentation activities. Activities organized by The French Agency for International Business Development was held on Wednesday and Thursday, June 13rd & 14th 2012 and held at Grand Hyatt Jakarta and AP II Head Office Building.

On the first day, the activity is filled with the presentations that outline presented on airport development in Indonesia and its development projects. The presentation was conducted by the AP II, AP I and the Directorate General of Civil Aviation. Special to AP II, the presentation is devoted to the primary mission to convert Soekarno-Hatta International Airport into a World Class ‘Airport City’. To address these existing problems associated with airport conditions in Indonesia, the party of Provia, represented by Mr Michel Antraigue, Country Representative, provides reviews of a variety of offerings provided by France relating to the Airport sector. Then, they carried out a visit to the Soekarno-Hatta Airport to see the conditions in the field. The first day's activities closed with a cocktail reception at the French Residence.

The second day of activities held on AP II Head Office Building. Individual meetings between French Companies and their counterparts at PT Angkasa Pura II is divided into three sessions. We hope that this partnership will create new opportunities between two sides, and will also further strengthen the broader relationship between the two countries. (FR)
Individual Meeting